• Blog Stats

    • 60,345 hits
  • Categories

  • Archives

Seleksi Calon Dekan Fasilkom 2008-2012

Materi analisis SWOT bisa dilihat di sini, presentasi dalam pdf di sini, dan makalah dalam pdf di sini.  Pada senin 10 Nov 2008 dari jam 9.15 sd 12.15 telah berlangsung acara temu publik. Daftar pertanyaan dan jawaban versi saya sbb:

(pertanyaan dan jawaban disingkat sehingga bumbu bumbu yang disampaikan di acara tidak perlu dituliskan di sini)

  • Tanya : bu Kasiyah, dari semua tayangan BALON koq tak ada program kesejahteraan mhs pada hal itu penting? Lalu fasilkom satu satunya yang tidak punya manager kemahasiswaan yang penuh waktu, posisinya di bawah Manager Administrasi Pendidikan. Bagaimana fasilitas utk mhs yang kidal?
  • Jwb: dalam presentasi saya program ini ada, tapi tak terbacakan karena keterbatasn waktu. Intinya setiap tahun dana dialokasikan utk mahasiswa yang tidak mampu, selain itu kerjasama dengan POMDA dan BEM yagn selama ini baik perlu ditingkatkan. Insya Allah, fasilitas penulis kidal dapat diwujudkan. Manager kemahasiswaan akan dibuat dibawah struktur organisasi fakultas.
  • Ilman : jumlah mahasiswa naik, kegiatan dan fasilitas mahasiswa perlu ditingkatkan. Dukungan apa yang dapat diberikan oleh Dekan?
  • Jawab: Susun Rencana kerja dan anggaran tahunan, diskusikan dengan Manager Mahalum. Sebagai contoh untuk tahun 2009, UI mendapat dana DIPA yang cukup significant utk Mahalum – termasuk kegiatan peningkatan bakat dan minat mahasiswa, kegiatan untuk menumbuhkan enterprenership di kalangan mahasiswa. . Setiap fakultas bisa mengusulkan kegiatan tersebut paling lambat selasa sore 11 Nov 2008.
  • Salman : Bagaimana kemungkinan mahasiswa dapat bertemu dengan Dekan?
  • Jawab: Dekan wajib menyediakan office hours utk mahasiswa, selebihnya bisa dikomunikasikan lewat Manajer Mahalum. Kebiasaan dan komitment saya selama ini yang bisa bekerja full time tanpa selingkuh (baik full maupun partime) di luar dapat dijadikan dasar modal yang kuat utk tetap kontak dengan mahasiswa.
  • M Fanny? Spell : Kondisi fasilitas lab kurang nyaman, banyak mhs yang tidak kebagian PC saat diperlukan, akses lambat dan susah.
  • Jawab: sesuai dengan presentasi saya, sudah ada program perbaikan lab, dan ini dapat dilakukan tanpa menunggu bantuan dari UI karena fasilkom mempunyai dana yang cukup untuk ini. Insya Allah, akan diusulkan untuk dapat diadakan pada awal semester genap 2008/2009 (Feb 09).
  • P Adilla: bagaimana strategi riset dan pendidikan dapat dilakukan, bagaimana jaminan softskill dan hardskill dapat dipegang oleh mahasiswa setelah lulus?
  • Jawab: hasil hasil riset dan makalah makalah di journal internasional dapat dijadikan bahan study banding atau pengayaan. Hal ini sudah saya lakukan di kuliah MIK. Mahasiswa diberitugas melakukan eksperimen, dan menulis laporan layaknya makalah di jurnal internasional. Ttg skill, itu dapat disiasati untuk dimasukkan sebagai Standard Kompetensi di masing masing kuliah dan dipantau capaiannya oleh dosen pengajar terkait.
  • P Muki: Staff Pusilkom merasa telah memberikan kontribusi yang besar dengan meningkatnya pendapatan Pusilkom, Apakah kesejahteraan dapat diperbaiki minimum sama dengan Dosen fasilkom? Revisi system remunerasi? Bagaimana pola perekrutan dosen SI yang memerlukan pengalaman kerja nya di bidang SI?
  • Jawab:Sistem remunerasi dapat diperbaiki, namun harus berpatokan dengan keadilan. Karena adil adalah mendekati taqwa. Dekan diberikan masukkan tentang system yang dirasa baik dan adil, karena Dekan manusia biasa, ia bukan super, bukan star dan bukan super star. Pola perekrutan Dosen SI selama ini sudah memperhatikan pengalaman nyata ybs dalam proyek SI. Untuk dosen yang belum pernah, sebaiknya diikutkan dalam proyek proyek SI Pusilkom.
  • Hansel dan Topan : usul tentang tata letak fasilitas seperti halte sepeda di seputar fasilkom, keaktifan PA untuk komunikasi dengan mhs , bagaimana mensiasati keperluan OR walaupun sudah tersedia lapangan parker yagn kadang mobil di parkiran ‘menanggangu’ rencana OR. Jika menambah fasilitas computer, dimana soalnya tempat terbatas. Bagaimana pendapat tentang opensource, mau diapakan. Apa kiat para Balon?
  • Pertama kita harus bersyukur, dari tidak punya fasilitas OR sama sekali lalu sekarang ada. Lap OR di tempat lain seperti FH, sebenarnya adalah fasilitas UI yang terletak di FH dan bisa dipakai oleh sivitas non FH. Untuk parkir, siasati dengan memakai parkir samping Mesjid dulu, jika penuh baru pindah ke fasilkom. Jadi, ketersediaan lap OR diparkiran lebih besar kemungkinannya. Tambah computer? – lihat blog saya lagi. Disitu dijelaskan bahwa dapat dilakukan dengan merevisi ruang kuliah sekalian merangkap ruang lab. Sementara untuk keaktifan PA, komunkasi dengan mahasiswa akan ditekankan kembali sebagai bagian dari program kerja dosen. Opensource akan kita tambah promosinya, selama ini di system dan perkuliahan kita sudah banyak memakai opensource.
  • Andreas: perlu diperhatikan kenyamanan keadaan kantin yang sering banyak lalat, asisten kuliah yang belum dimanfaatkan secara optimal, saran slot waktu pemakaian lab sebaiknya dihapuskan.
  • Lihat blog saya lagi, kita siasati dengan penerapan SOP di semua jenis layanan (termasuk management kantin, asisten, lab). Kita para Dosen seperti muna, sering mengajarkan tentang proses bisnis, tapi dalam kehidupan sehari hari tidak melakukannya.
  • P Ruli: bagaimana quality control dapat dijamin.
  • Saya sependapat dengan pak Chan, kita akan lebih memberdayakan fungsi dan peran UPMF (Unit Penjaminan Mutu Fakultas) agar benar benar bekerja dan berfungsi dengan benar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: