• Blog Stats

    • 60,355 hits
  • Categories

  • Archives

perkataan baik?

Ditengah uraian khotbah Jum’at di Mesjid UI Depok, minggu lalu, Khatib mengutip ajakan Menlu AS masyarakat Indonesia dapat melaksanakan Pemilu Legislatif dan Presiden dengan baik dan menerima hasil yang dicapai untuk kebaikan Indonesia tanpa perlu ada perselisihan. Kurang lebih … pesannya seperti itu. Lalu khatib mengaitkan ajakan itu dengan suatu hadits bahwa ajakan suatu perbuatan yang jika dilaksanakan — atau sesuai dengan janji. Maka ajakan itu termasuk perkataan yang baik, namun jika tak terlaksana — maka dikatakan sebagai perkataan yang buruk.

Konon, seorang sahabat yang selama ini telah merasa menulis di e-mail bahwa isi isinya terkesan negatif — paling tidak — kata dirinya — bisa menyinggung persaan orang lain yang membaca e-mail email tersebut. Sang sahabat ingat pesan nabi bahwa “lebih baik berkata benar atau diam’. Lalu dia ingat juga bahwa “semakin banyak orang bicara, maka kemungkinan ia berbuat suatu kesalahan akan besar”. Seolah seperti ada yang mengingatkan, maka sang sahabat berjanji bahwa ia akan mengurangi tulisan di e mail e-mail itu. Ia juga menyampaikan maaf sebesar besarnya kepada semua terutama memohon ampun pada yang Maha Esa dan Kuasa.

Nah…. terkait dengan paragraf di atas, apa yagn disampaikan sang sahabat nanti bisa dibuktikan apakah itu perkataan baik atau buruk…..

Renungan, minggu, 20 Feb 2009, 16.35 wib di depan TV pentas Idola Cilik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: