• Blog Stats

    • 60,345 hits
  • Categories

  • Archives

demokrasi di manajemen perguruan tinggi?

> Permendiknas Pemilihan Rektor Preseden Buruk Bagi Demokrasi
>
http://us.detiknews.com/read/2011/02/16/081255/1571695/10/permendiknas-pemilihan-rektor-preseden-buruk-bagi-demokrasi?nd992203605
>
> Rabu, 16/02/2011 08:12 WIB
> Jakarta – Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) No 24 tahun
> 2010 yang mengatur pemilihan rektor dinilai bisa menjadi preseden buruk bagi
> demokrasi, khususnya bagi dunia kampus Indonesia. Permendiknas itu harus
> segera dianulir. “Yang saya dengar, sebentar lagi beberapa kampus akan
> mengadakan pemilihan rektor, jika Permendiknas ini masih diterapkan, ini bisa
> jadi preseden yang buruk bagi demokrasi dan otonomi kampus,” ujar anggota DPR
> Komisi X, Dedi Gumelar kepada detikcom, Rabu (16/2/2011).
>
> …dst

Dear all,

maaf saya gak mihak satu pihak, cuma mengutarakan opini pribadi saja…

katanya PT (perguruan tinggi)  di Indonesia mau jadi kelas dunia, kalau ya….
kenapa tidak melihat gimana para PT di luar sana memilih presidentnya/vice
councelornya. Apa pernah ada yang pakai pemungutan suara seperti sering terjadi di Indonesia?

begitu juga dengan  pemilihan Dekan dan di bawahnya seperti ketua jurusan,  apa
PT di luar sana memakai cara demokrasi?

Di sini, yang lebih miris adalah jika sudah ditetapkan aturan dan syaratanya,
eh… ternyata para pemilih atau panitia tidak memakai pendekatan akademis tapi
memakai pendeakatan demokrasi/politik… yagn mereka sukai PASTI dikasih nilai tinggi untuk SEMUA  unsur penilaiannya… padahal kan gak mungkin…. Ujung ujungnya ya…cara kurang bijaksana yang berkedok syarat akademis.

Owner PTN kan pemerintah, ya wajar saja pemilik punya mau, kalo mau pakai cara cara demokrasi, …kenapa gak partai politik mendirikan perguruan tinggi
sekalian… lalu memberi contoh cara yagn lebih baik mengelola PT.

ada yagn berpendapat,  lebih enak dan lebih baik dosen memfokuskan peningkatan kualitas diri, akademik dan riset (toh ibadah juga kan), …. struktural itu tambahan…. yang gak perlu dipikirin… kecuali kalo mau dijadikan kendaraan
penambahan pendapatan dan politik.. hi hi hi…

maaf jika kurang berkenan,

wasalam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: