• Blog Stats

    • 60,345 hits
  • Categories

  • Archives

pilkada DKI Jakarta, kapan jadi contoh yang baik?

Salah satu yang dikeluhkan banyak pemilih adalah sulitnya melakukan pencoblosan di luar alamat tinggalnya,  konon harus mengurus/mendapatkan surat A8 (surat keterangan pindah TPS asal ke TPS lain. Untuk mengurus ini kadang ditemui banyak kendala, misalnya hanya punya waktu beberapa hari menjelang hari H baru diperoleh surat A8, belum lagi harus mengurus antara lain ke kecamatan. Bagi para pekerja yang harus masuk kerja atau berhalangan seperti rawat inap antar keluarga di Rumah Sakit, maka sulit atau mustahil ini bisa dilakukan. Sebagai contoh lihat,

http://www.republika.co.id/berita/menuju-jakarta-1/news/12/07/11/m6zblh-puluhan-pemilih-di-rscm-tak-boleh-nyoblos

belum lagi di rumah sakit lain dan tempat tempat lain.

Tidakkah akan ada suatu kebijakan yang berani dan benar untuk mengatasi hal ini? Misalnya menggunakan KTP atau e-KTP, atau memakai teknologi informasi dengan kombinasi nomor handphone. Kalau, misalnya isi pulsa dan booking ticket pesawat bisa online, kenapa pilkada tidak bisa.

Ya… tidak perlu drastis langsung berubah, tapi bertahap.

Wallahu’alam

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: